Inspektorat Provinsi Sumatera Barat

Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyampaian Laporan Pengawasan kepada Inspektur dan Menu Realisasi Pengawasan pada Aplikasi SIMPATI

29 Juli 2026 16:59:36Berita UtamaDilihat 479 kali

Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyampaian Laporan Pengawasan kepada Inspektur dan Menu Realisasi Pengawasan pada Aplikasi SIMPATI

Padang, Rabu, 29 Juli 2026 — Inspektorat Daerah Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penyampaian Laporan Pengawasan kepada Inspektur dan Menu Realisasi Pengawasan pada Aplikasi SIMPATI bertempat di Aula Integritas Inspektorat Daerah Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari masing-masing bidang yang terlibat dalam pelaksanaan pengawasan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Inspektorat Daerah Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Subbagian Administrasi dan Umum sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan mekanisme penyampaian laporan hasil pengawasan kepada Inspektur, alur penggunaan Menu Realisasi Pengawasan pada Aplikasi SIMPATI, serta tata cara penginputan data sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai tahapan penggunaan aplikasi agar proses pelaporan dapat dilaksanakan secara tepat, mudah, dan terdokumentasi dengan baik.

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisasi penggunaan kertas (paperless) atau dokumen hard copy dalam proses administrasi pengawasan, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi SIMPATI sebagai media penyampaian laporan pengawasan secara digital. Dengan penerapan alur yang terintegrasi dalam aplikasi, diharapkan proses pelaporan menjadi lebih cepat, efisien, tertib administrasi, serta memudahkan proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengawasan.

Kegiatan ini juga mencerminkan implementasi nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya Kompeten, dengan terus belajar dan mengembangkan kapabilitas dalam memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung pelaksanaan tugas pengawasan. Melalui sosialisasi ini, seluruh pegawai diharapkan mampu meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, sehingga pelaksanaan pengawasan menjadi semakin profesional, efektif, dan berkualitas.